Feeds:
Posts
Comments

Archive for May, 2010

Setelah tulisan Orang-orang Sensitif diposting, ada yang berkomentar agar saya mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari apa yang menjadi tagline blog ini bahwa “aku berpikir sebelum aku bicara, aku berpikir sebelum aku berbuat, dan aku berpikir sebelum aku menilai”. Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih karena telah diingatkan. Barangkali yang menjadi pertanyaan mengapa ada komentar seperti itu. [...]

Read Full Post »

Tiga Dunia

Ini bukan tentang alam rahim, alam fana (dunia), dan alam barzah (kubur). Namun tiga dunia ini juga dimiliki atau dijalani manusia dalam hidupnya. Hanya saja mungkin kita tidak ngeh bila memiliki dan tidak sadar sedang menjalani kehidupan di dalam ketiga dunia ini. Apa sajakah?

Read Full Post »

Modal utama berbisnis adalah kejujuran. Dan itu aset pertama dan terutama. Uang, gedung, sarana prasarana fisik lainnya adalah pelengkap. Keberanian mengambil resiko, ulet, tahan banting, berani malu, kalau perlu berani mati, adalah pelengkap lain yang intangible alias tidak berujud. Jadi bila diurutkan, modal yang berada di urutan nomor satu adalah kejujuran. Jujur itulah intisari dari [...]

Read Full Post »

“Menjaga perasaan, perlukah?” Itu kalimat yang pernah saya tulis di buku kecil saya yang saya gunakan untuk menaruh ide yang terlintas. Dulu, lama sekali. Ke mana-mana buku ide itu saya bawa agar ide-ide yang suka tiba-tiba muncul bisa saya ikat dulu sehingga tidak lewat begitu saja. Baru bila sudah ada waktu untuk menulis, ide-ide yang [...]

Read Full Post »

Betul juga kata Menteri Pendidikan Nasional bahwa UAN itu bagaikan lab. Hasilnya seperti apapun bukan masalah. Misalnya setelah periksa darah kok hasilnya memperlihatkan hb darah yang rendah, biarin saja. Jadi, jika hasil UAN menunjukkan 100% gagal, itu hal yang wajar. Namun bila anak menteri itu yang tidak lulus UAN kemudian bunuh diri, barangkali akan lain [...]

Read Full Post »

Tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna. Siapapun, pasti pernah melakukan kesalahan. Itu manusiawi. Namun, kadang-kadang kita menemukan manusia yang mengutuk kesalahan manusia lain layaknya dia sendiri tidak pernah berbuat atau memiliki kesalahan. Manusia macam ini bisa disebut seperti orang yang sudah memiliki tiket ke surga.

Read Full Post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.